Selasa, Mei 26, 2009

Kisi-kisi Ujian Semester 2 Fisika


Untuk kelas XI-IPA, anda pelajari latihan pada Buku KTSP yang telah kita bahas.
Bintang Fisika XI-ipa bulan ini ;

Senin, Mei 18, 2009

Jumat, Mei 15, 2009

Pakaian bisa bersih tanpa di cuci

Teknologi Nano Memungkinkan Pakaian tak Perlu Dicuci

Teknologi nano yang diberlakukan pada serat-serat tekstil (nanotekstil) memungkinkan pakaian tidak perlu lagi dicuci karena tahan kotor, tahan bau dan anti bakteri."Material nano dalam bentuk bubuk misalnya ZnO berukuran nano (satu per miliar meter -red) yang dilapiskan ke serat-serat fiber membuat tekstil menjadi berkarakter nano," kata Ketua Umum Masyarakat Nanoteknologi Indonesia Dr Nurul Taufiqu Rohman di Jakarta.

Tekstil berkarakter nano merupakan bahan pakaian yang unggul dan mulai dikembangkan di dunia, demikian pula keramik berkarakter nano (nanokeramik) yang lebih baik penampilannya dan tidak bisa kotor, kata Pakar Fisika dari LIPI itu.Indonesia, ujarnya, cukup siap mengembangkan industri tekstil dan industri keramik berbasis teknologi nano (nanotekstil dan nanokeramik) yang memungkinkan tekstil dan keramik Indonesia menjadi lebih unggul.

"Kami sedang menyusun `roadmap`nya dan sudah melakukan survei ke sekitar 30 industri yang terkait dengan prospek material dan teknologi nano," katanya. Nanotekstil dan nanokeramik, ujarnya, termasuk dalam nanoteknologi generasi pertama, sementara saat ini sejumlah negara maju di dunia sudah mulai mengembangkan nanoteknologi generasi ketiga.

Nanoteknologi generasi pertama, kata Nurul, lebih kepada pembuatan nanopartikel dan tak perlu teknologi tinggi untuk membuatnya.Ia mencontohkan, nanopartikel ditaburkan ke dalam kandungan kosmetik seperti bedak yang melindungi kulit dari sinar matahari (UV) atau minuman suplemen yang diberi partikel nano sehingga kandungannya lebih baik.

Generasi kedua, sudah meningkat pada teknologi asembling dari partikel nano, misalnya teknologi nano dalam pembuatan layar monitor sehingga layar monitor menjadi terang, teknologi nano dalam pembuatan chip komputer, atau memori handphone.Sedangkan teknologi nano generasi ketiga memerlukan material nano dengan presisi yang sangat tinggi antara lain membuat suatu sistem yang dimasukkan ke dalam tubuh manusia untuk membunuh sel kanker."Namun nanoteknologi generasi ketiga di dunia masih dalam taraf riset dan pengembangan prototipe," katanya.

Sedangkan generasi keempat yang masih merupakan mimpi adalah rekayasa molekul (nanomolekuler) di mana mesin nano bakal mampu mengubah-ubah benda, membuat kayu menjadi roti atau arang menjadi intan."Bahan roti dan bahan kayu itu sama, ada unsur karbon, hidrogen dan lain-lain. Jadi kayu tinggal dihancurkan ke bentuk material nano dan disusun kembali dengan komposisi sesuai keinginan sehingga menjadi roti," katanya.

Sumber : Republika

Himbauan

Bagi XII-ipa yang masih di Kisaran , harap menjenguk kawan kalian yang jatuh dari kereta yaitu ; Mila .

Selasa, Mei 05, 2009

Besok Anak Kelas 12 bagi rapor

Harap hadir semua......... Besok kita bagi rapor..................
Nanti malam 12 IPA semua makan malam jam 19.00 wib di PLN.

Senin, April 27, 2009

Memasukkkan Telur dalam Bootol

Nilai tertinggi praktikum "Memasukkan Telur dalam Botol" diperoleh oleh kelompok VERONIKA XI-IPA

Rabu, April 15, 2009

Kecepatann Cahaya

KECEPATAN CAHAYA BERDASARKAN ALQURAN

PERHITUNGAN KECEPATAN CAHAYA MENURUT AL -QURAN

Dia mengatur urusan dari langit ke bumi, kemudian(urusan) itu naik kepada-Nya dalam satu hari yang kadarnya seribu tahun menurut perhitunganmu.
(QS 32: As-Sajdah:5)


Orang Islam melakukan perhitungan waktu dengan hitungan bulan . Satu tahun menurut perhitunganmu terdiri atas 12 bulan , dengan setiap bulan menunjukkan satu kali revolusi bulan terhadap bumi.

Selama ini kita menganggap waktu revolusi bulan adalah 29.53 hari, yaitu waktu antara fase sinar matahari yang sama pada bulan. Padahal selang waktu itu dipengaruhi juga oleh bergeraknya bumi mengitari matahari. Waktu revolusi bulan sendiri, yaitu waktu berputarnya bulan tepat 360 derajat mengelilingi bumi, adalah 27.321661 hari, atau 655.71986 jam. Waktu rotasi bumi juga bukan 24 jam yang juga dihitung berdasarkan fase sinar matahari, melainkan 23 jam 56 menit 4.0906 sekon, atau 86164.0906 sekon.

Sekarang, kalau “satu hari” bagi “Sang Urusan” itu sama dengan “seribu tahun” bagi “perhitungan bulan”, maka perbandingan kecepatan sang urusan dengan kecepatan bulan adalah 1000 x 12 = 12000.

C .t = 12000 L

C = kecepatan sang urusan; t = waktu rotasi bumi = 86164.0906 detik ; L = jarak yang ditempuh bulan dalam satu revolusi.

Kalau kecepatan bulan kita notasikan dengan V, maka :
V = 2 π R / T

R = jejari lintasan bulan terhadap bumi = 384264 km; T = waktu revolusi bulan = 655.71986 jam
maka didapatkan : V = 3682.07 km/jam –> disetujui oleh NASA

Ada hal lain yang harus kita hitung. Menurut Einstein, kita harus mengeliminasi faktor gravitasi matahari. Gravitasi matahari membuat bumi mengelilingi matahari dengan waktu revolusi 365.25636 hari. Satukali revolusi bulan, 27.321661 hari, telah membuat bumi berputar sebesar α =27.321661/365.25636360 derajat = 26.92848derajat.
Putaran ini harus dieliminasi. Kecepatan bulan tanpa putaran terhadap matahari bukan lagi V,melainkan (V cos α).
L = V cos a .T
dimana : C t = 12000 L
Maka :
C = 12000 V cos α T / t
= 12000 3682.07 km/jam 0.89157 655.71986jam / 86164.0906 sekon
= 299792.5 km/sekon
JADI KECEPATAN CAHAYA = 299792.5 Km/sekon, yang biasa dibulatkan di materi fisika SMU/MA dengan c = 300.ooo.ooo m/s = 300.000 km/s

1. Hasil hitung kita : C = 299792.5 km/sekon
2. US National Bureau of Standards: C =299792.4574 + 0.0011 km/sekon
3. British National Physical Lab: C = 299792.4590 +0.0008 km/sekon
4. General Conf on Measures: 1 m = jarak cahayaselama 1/299792458 sekon