Rabu, Februari 03, 2010

Kita melihat Matahari di masa Lampau


Matahari adalah bintang terdekat dengan Bumi dengan jarak rata-rata 149.680.000 kilometer (93.026.724 mil). Matahari serta kedelapan buah planet (yang sudah diketahui/ditemukan oleh manusia) membentuk Tata Surya. Matahari dikategorikan sebagai bintang kecil jenis G.

Matahari adalah suatu bola gas yang pijar dan ternyata tidak berbentuk bulat betul. Matahari mempunyai katulistiwa dan kutub karena gerak rotasinya. Garis tengah ekuatorialnya 864.000 mil, sedangkan garis tengah antar kutubnya 43 mil lebih pendek. Matahari merupakan anggota Tata Surya yang paling besar, karena 98% massa Tata Surya terkumpul pada matahari.

Di samping sebagai pusat peredaran, matahari juga merupakan pusat sumber tenaga di lingkungan tata surya. Matahari terdiri dari inti dan tiga lapisan kulit, masing-masing fotosfer, kromosfer dan korona. Untuk terus bersinar, matahari, yang terdiri dari gas panas menukar zat hidrogen dengan zat helium melalui reaksi fusi nuklir pada kadar 600 juta ton, dengan itu kehilangan empat juta ton massa setiap saat.

Matahari dipercayai terbentuk pada 4,6 miliar tahun lalu. Kepadatan massa matahari adalah 1,41 berbanding massa air. Jumlah tenaga matahari yang sampai ke permukaan Bumi yang dikenali sebagai konstan surya menyamai 1.370 watt per meter persegi setiap saat. Matahari sebagai pusat Tata Surya merupakan bintang generasi kedua. Material dari matahari terbentuk dari ledakan bintang generasi pertama seperti yang diyakini oleh ilmuwan, bahwasanya alam semesta ini terbentuk oleh ledakan big bang sekitar 14.000 juta tahun lalu.

Kita melihat benda karena pantulan cahaya, dengan kata lain informasi bentuk benda itu disampaikan oleh cahaya.
Kecepatan cahaya adalah 3 x 10^8 m/s artinya satu detik cahaya menempuh jarak 300000 km. Karena jarak matahari ke bumi 149.680.000 kilometer, maka cahaya sampai ke bumi kira2 5 menit. Artinya informasi keadaan matahari yang kita lihat saat ini adalah keadaan matahari 5 menit yang lalu.

Nah, bagaimana dengan bintang2 lain yang kita lihat malam hari yang jaraknya lebih jauh dari matahari. Malah memungkinkan kita melihat suatu bintang sekarang, dan pada kenyataannya bintang tersebut dah mati saat ini. Analoginya adalah misalkan jaraknya 2 juta tahun cahaya berarti informasi yang kita terima itu adalah keadaan bintang 2 juta tahun lalu. Itu artinya kita melihat keadaan masa lalu bintang itu dan memungkinkan bintang itu kenyataannya sekarang sudah mati atau menjadi bintang hitam.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar